Bagaimana Keputusan Chicharito Melukai Liga Meksiko

Setelah 10 tahun di Eropa, Javier “Chicharito” Hernandez akhirnya meninggalkan benua biru untuk bergabung dengan LA Galaxy. Ditebus menggunakan dana sekitar 8,5 juta euro, Galaxy memberi Chicharito kontrak tiga tahun dengan gaji enam juta dolar per musim. Striker Meksiko itu menggantikan Zlatan Ibrahimovic sebagai pemain klub dengan bayaran tertinggi. Namun menurut CloverQQ, pendapatan Chicharito lebih rendah dibanding Ibrahimovic yang mencapai $ 7,2 juta per musim. Meski keduanya sama-sama memegang posisi sebagai pemain yang ditunjuk di Dignity Health Sports Park.

Presiden LA Galaxy Chris Klein mengakui telah menonton Chicharito sejak 2019. Mereka bahkan telah melakukan pembicaraan, tetapi perbedaan pendapat muncul selama pembicaraan kontrak. Galaxy yang saat itu sudah memiliki Ibrahimovic tak bisa memenuhi permintaan Chicharito. Gaji Chicharto di West Ham United mencapai $ 9,9 juta per tahun. Sementara itu, batasan gaji liga hanya $ 4,24 juta setahun. Terlalu jauh dari pintu masuk Chicharito ke West Ham.

Berkat kepergian Ibrahimovic, Galaxy berhasil menghemat uang. Ibrahimovic juga membuka ruang bagi pemain lain untuk mengisi kursi yang dia tinggalkan di Galaxy. Pemain dengan status ini berhak atas gaji yang melebihi batas yang ditentukan oleh Major League Soccer (MLS). Akhirnya Chicharito bisa mendarat dari Galaxy.

Tentunya, kesuksesan Galaxy mendapatkan tanda tangan Chicharito juga dipengaruhi oleh peran Sevilla. Merekalah yang berhasil menurunkan gaji Chicharito. Mantan pemain Manchester United itu hanya berpenghasilan $ 3,6 juta setahun di Sevilla. Jauh lebih sedikit dari penghasilannya saat membela West Ham. Jadi pada saat Galaxy mendekati Chicharito lagi dan menawarinya $ 6 juta setahun, itu akan menjadi kenaikan gaji baginya. Kehadiran mantan direktur timnas Meksiko Dennis te Kloese di atas kapal juga memudahkan LA Galaxy untuk memboyong Chicharito.

Chicharito bukanlah magnet media seperti Ibrahimovic. Tapi dia jelas layak mendapatkan status pemain set. Pasalnya, dia dipanggil tidak hanya untuk melakukan pekerjaannya di lapangan, tetapi juga untuk mempromosikan dan menarik lebih banyak orang di klub. Chicharito sendiri mengaku datang ke MLS tepat waktu. Sementara ada bagian lain yang dirugikan oleh keputusan ini: MX League.

Saat Chicharito mendarat di Manchester United dari Chivas Guadalajara, Jorge Vergara, selaku pemilik klub, mengatakan transfer Peas adalah hari bersejarah dalam sepakbola Meksiko. Masih berusia 21 tahun, Chicharito adalah orang Meksiko pertama yang mendarat di Manchester United dan telah membawa status pencetak gol terbanyak Liga MX Clausura ke Old Trafford.

Selain status Chicharito yang jarang menjadi pilihan pertamanya di Manchester United atau tim Eropa lainnya – kecuali saat membela Bayer Leverkusen – keterampilan pemain kelahiran 1 Juni 1988 ini telah diakui oleh berbagai kalangan. Ia dua kali menjuarai Liga Inggris bersama Manchester United, terpilih sebagai pemain favorit di Bundesliga 2015 dan juga tercatat sebagai top skorer timnas Meksiko dengan 52 gol dari 109 penampilan pada 23 Januari 2020.

Publik Meksiko sangat mencintai Chicharito. Meski menurut pendukung Meksiko, Chicharito tidak tampil bagus di West Ham. Setelah hanya mencetak 17 gol dalam 63 penampilan untuk The Hammers, Chicharito dikatakan telah disia-siakan oleh klub. Hal tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan suporter Meksiko di Guardian.

Kedatangan Chicharito di LA Galaxy pasti akan menarik banyak perhatian dari publik Meksiko di MLS. Media pun mengangkat isu ini sebagai liputan utama mereka. “MLS menggoda Meksiko,” tulis Cancha sambil memperlihatkan foto Carlos Vela (LAFC), Chicharito dan Alan Pulido (Sporting KC). Hal senada juga dilontarkan oleh Universal Deportes dan Esto yang melihat kedatangan Chicharito sebagai salah satu bentuk bisnis MLS untuk menarik perhatian penduduk Meksiko.

Berdasarkan laporan yang beredar, MLS saat ini menerima suntikan hak siar televisi senilai $ 75 juta. Dari tujuh saluran yang memiliki hak siar, dua menggunakan Spanyol, FOX dan ESPN Deportes. Selain itu, liga juga telah mengaitkan Univision dengan laporan kecocokan suara. ESPN, FOX dan Univision juga merupakan pemegang hak siar MX League. Jika pemain terkenal Meksiko seperti Vela dan Chicharito bermain di MLS, bukan tidak mungkin MX League kehilangan penontonnya. Berapa pun jumlahnya, penurunan kehadiran jelas akan memengaruhi skor liga.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*